Next event in:

  • 00 DAYS
  • 00 HR
  • 00 MIN
  • 00 SEC
<>

Gereja St. Bartolomeus

Selamat Datang

Gereja St. Bartolomeus Paroki Taman Galaxy

esse est servire

kita ada untuk melayani

e-mimbar

Belarasa terhadap sesama yang terkena Covid 19

Categories: Baksos,Pelayanan

Di dalam tahun Refleksi 2021 ini, salah satu fokus kita adalah bagaimana menjadi penggerak dan motor membantu umat yang terkena Covid 19. Selain mengkampanyekan pentingnya protokol kesehatan sampai dalam level keluarga, PPTR bekerja sama dengan Tim Tanggap Darurat Covid 19 dan Seksi Kesehatan menyusun program lain, yaitu membantu umat yang menderita terkena Covid-19. Karena umat di lingkungan yang menjadi sasaran kegiatan, kegiatan program ini secara otomatis menyentuh para ketua lingkungan.

Membangun Jalur Informasi

Tujuan kegiatan ini adalah membantu setiap umat yang positif terkena Covid-19. Oleh karena itu, tim membangun sistem informasi melalui group WA ketua lingkungan khusus untuk menerima laporan jika ada umat yang positif terkena Covid-19. Setiap informasi yang masuk akan dicatat sebagai data dan akan dipantau perkembangannya.

Untuk membantu memberikan informasi, penjelasan, saran, dan akses layanan kesehatan, dibentuklah HelpDesk. Siapa saja umat di Paroki Taman Galaxi bisa memanfaatkan HelpDesk sebagai narasumber atas berbagai pertanyaan atau keragu-raguan umat. HelpDesk bisa dijangkau melalui no WA 087735039060.

Sampai saat ini kedua jalur informasi ini cukup untuk menjalankan fungsinya sebagai lalu lintas informasi bagi umat.

HepDesk: Sumber informasi bagi yang bingung

Ketika salah satu keluarga kita mempunyai gejala-gejala Covid 19, biasanya kita langsung panik. Apa yang harus dilakukan? Haruskan kita terlalu khawatir? Bagaimana sikap waspada yang “betul”? Ketidaktahuan akan gejala Covid-19, lalu dibungkus dengan rasa khawatir bisa memunculkan situasi “lucu”. Dalam suatu keadaan tertentu, HelpDesk menyarankan penanya untuk isolasi mandiri, penanya ngotot untuk tetap minta rujukan ke rumah sakit. Sebaliknya, setelah mendapatkan informasi cukup, HelpDesk menyarankan agar penderita ke rumah sakit, penderita ngotot mau langsung isolasi mandiri saja.

Tim HelpDesk C-19 Sanbarto dibentuk pada 7 Januari 2021 kerjasama antara PPTR, Seksi Kesehatan dan Tim Tanggap Darurat Covid 19. Tim ini didukung oleh 12 dokter, 4 perawat, 2 apoteker, 1 dokter gigi, dan 1 relawan. HelpDesk diharapkan bisa menjadi solusi umat yang memerlukan bantuan informasi seputar gangguan Covid 19.

Setiap hari HelpDesk siap membantu memberikan informasi atau saran langsung ke umat yang membutuhkan. HelpDesk bisa memberikan saran apa yang harus dilakukan jika seseorang mengalami keraguan atas gejala yang dialami. HelpDesk juga bisa memberi saran apa yang harus dilakukan jika salah satu anggota keluarga kita positif terkena Covid 19.

Bahkan, HelpDesk juga bisa memberi informasi rumah sakit mana yang bisa dituju jika penderita kesulitan mendapatkan informasi untuk mengakses rumah sakit.

Cara kerja membantu umat

Saat ini Helpdesk sering menerima pertanyaan-pertanyaan seputar apa yang harus dilakukan jika ada orang yang terkena Covid 19. Berdasarkan catatan, selama ini yang banyak mengkontak HelpDesk adalah para ketua lingkungan yang umatnya terkena Covid 19.

Dalam membantu umat yang terkena Covid 19, peran ketua lingkungan sangat sentral. Pak Tatag, selaku ketua Gugus Tugas Covid 19. membentuk group khusus untuk membantu umat yang terkena Covid ini. Ketua lingkungan akan melaporkan ke group jika ada umat yang terkena Covid 19 (juga termasuk jika umat sudah sembuh). Lalu, ketua lingkungan bisa mengkontak HelpDesk untuk mendapat gambaran bagaimana langkah-langkah dalam membantu umat yang terkena Covid.

Ada baiknya jika keluarga atau umat yang terkena menghubungi langsung HelpDesk ini. Umat yang menghubungi akan mendapatkan informasi, penjelasan, dan saran yang diperlukan untuk ditindaklanjuti. HelpDesk juga akan membantu memantau perkembangan penderita, misalnya apakah saran HelpDesk sudah dilakukan? Karena melapor ke RT/RW dan melakukan penjejakan atas siapa saja yang pernah kontak merupakan hal yang sangat penting, maka HelpDesk akan selalu mengingatkan akan hal ini. Jika penderita harus isolasi mandiri, bagaimana proses isolasi ini? Jika sudah ada pengetesan lanjutan, apakah hasil sudah negatif, dll. Pendampingan ini diharapkan bisa memberi ketenangan dan kepercayaan diri bagi umat yang terkena Covid-19.

Karena saat ini kebanyakan penderita diwakili oleh pengurus lingkungan, HelpDesk tidak bisa langsung mengakses penderita. Akibatnya, proses tindaklanjut selalu melalui pengurus lingkungan, sebagian besar Ketua Lingkungan. Untuk mengurangi beban ketua lingkungan, HelpDesk juga bisa mengakses langsung ke penderita, jika penderita menyetujui.

Menurut catatan di Tim Tanggap Darurat Covid-19, sejak awal tahun 2021, rata-rata umat terpapar adalah 43 per bulan, dengan lonjakan tertinggi sebanyak 63 kasus di pertengahan bulan Maret. Sampai saat ini, total yang sembuh mencapai sekitar 15 orang. (Data kesembuhan berasal dari laporan ketua lingkungan atau penelusuran tim HelpDesk). Sedangkan untuk umat terpapar yang meninggal berjumlah 3 orang.

Bantuan sebagai bentuk perhatian

Kita memahami bagaimana sebuah keluarga harus menjaga kesehatan dan kondisi emosi saat ada anggotanya yang positif mengindap Covid-19. Setiap anggota keluarga harus meningkatkan kekebalan tubuhnya dengan beragam cara. Selain itu, ketenangan diri juga harus dibangun.

Sebagai bentuk perhatian dan empati terhadap keluarga yang terkena Covid-19, Tim Tanggap Darurat Covid-19 menyediakan 2 bentuk bantuan bagi yang positif terkena Covid-19, yaitu Paket Sehat dan Paket Tunai Rp500 ribu.

Paket Sehat terdiri atas 10 Tablet Sovitral, 4 Sachet Ester-C, Susu UHT 1 liter, 1 box Masker Medis, 2 botol HS @100ml, 1 Faceshield. Paket ini dipersembahkan untuk seluruh umat yang menderita Covid-19 (yang terdaftar di Tanggap Darurat Covid-19). Umat yang dilaporkan oleh ketua lingkungan akan menjadi perhatian tim Tanggap Darurat Covid-19 dan HelpDesk untuk dipantau perkembangannya. Selain itu, mereka juga akan mendapat bantuan Paket Sehat ini.

Paket Tunai Rp500 ribu, diberikan kepada umat yang positif terkena Covid-19 dan terdaftar sebagai umat prasejahtera di BIDUK. Paket ini diberikan untuk melengkapi Paket Sehat yang telah diberikan.

Saat ini masih ada yang bingung dengan keberadaan Paket Sehat dan Paket Tunai Rp500 ribu. Sebagai ringkasan atas paket bantuan ini, setiap penderita Covid-19 berhak atas bantuan Paket Sehat. Khusus untuk penderita yang terdaftar sebagai umat prasejahtera, selain berhak mendapatkan Paket Sehat, mereka berhak juga atas Paket Tunai Rp500 ribu.

Saat ini Tim Tanggap Darurat Covid-19 telah membagikan 36 Paket Sehat dan 1 Paket Tunai. Semoga dengan paket-paket ini, keluarga yang terkena Covid-19 bisa merasa lebih diringankan.

Celengan Yesus Tuna Wisma sebagai sumber pendanaan kegiatan Covid-19

Dalam Tahun Refleksi 2021, ditetapkan bahwa Celengan Yesus Tuna Wisma diintensikan untuk kaum KLMTD dan mereka yang terdampak Covid, di antaranya untuk pendanaan kegiatan membantu umat yang terkena Covid 19. Oleh karena itu, mohon diperhatikan jadwal pengumpulan Celengan Yesus Tuna Wisma ini. Celengan kita akan sangat berguna bagi sesama kita yang sangat membutuhkan.

Semoga kita Semakin Mengasihi, Semakin Terlibat, dan Semakin Menjadi Berkat.

Narasumber dari berbagai anggota sinergi, PPTR, Seksi Kesehatan, dan Tim Tanggap Darurat Covid19

Aluisius Ari Subagijo

Wakil Ketua PPTR Paroki Taman Galaxi

Author: Komsos_Sanbarto

Leave a Reply